Pegawai Negeri Sipil (PNS) bakal terima gaji rapel pada Maret 2012 (VIVAnews/Adri Irianto)
VIVAnews - Kalangan DPR mengkhawatirkan keputusan resmi pemerintah perihal kenaikan gaji para pegawai negeri sipil (PNS) terhitung 1 Januari 2012 lalu bakal memicu kenaikan harga bahan pokok masyarakat.
“Gaji PNS naik, semua harga akan ikut naik,” kata Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartanto disela Apel Siaga Kader Penggerak Teritorial Desa Partai Golkar di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 18 Februari 2012.
Menurut Airlangga, pemerintah seharusnya sudah bisa memperhitungkan dampak sekaligus antisipasi dari keputusan menaikan gaji para abdi negara tersebut. Salah satu antisipasi adalah meningkatkan daya beli masyarakat terhadap kenaikan harga bahan pokok.
Tak hanya itu, DPR juga mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan akibat daya beli masyarakat yang kemungkinan bisa tertekan.
Airlangga menambahkan, pemerintah harus sudah bisa menjamin bahwa kenaikan gaji PNS itu akan seimbang dengan kebutuhan sehar-hari masyarakat akibat kenaikan harga barang-barang.
Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 15, 16, dan 17 Tahun 2012 tentang Perubahan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Dengan PP baru itu, kini gaji pokok terendah PNS sebelum remunerasi adalah Rp1.260.000 (untuk golongan 1a masa kerja 0 tahun), anggota TNI dan Polri adalah Rp1.325.000 (untuk prajurit satu dan bhayangkara dua dengan masa kerja 0 tahun).
Gaji tersebut, di luar tunjangan keluarga yang besarnya untuk istri/suami 10 persen dari gaji pokok dan anak dua persen dari gaji pokok, tunjangan pangan sebesar nilai beras per 10 kg/orang, tunjangan jabatan untuk pejabat struktural maupun fungsional, tunjangan umum untuk yang tidak memegang jabatan struktural maupun fungsional. (eh)
Related Posts
- Grosir Cairan/Gel Anti Ban Bocor ( M-one )
- KNPI Minta Permen ESDM No.7/2012 Dikaji
- Abdul Latief Bangun Perkantoran di Blok M
- BNI Bagi Deviden Rp1,165 Triliun
- 8 Mal Baru yang Bakal Beroperasi di Jakarta
- Harga BBM, Lain Indonesia, Lain China
- LPS Kaget Robert Tantular Beli Saham
- SBY: Harga BBM Disesuaikan, Koalisi Empati
- Bumi Serpong Damai Bukukan Laba Rp840 M
- BTEL-Sampoerna Integrasikan Operasi Bisnis
