Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines, Capt. Sardjono Jhony Tjitrokusumo (VIVAnews/Muhamad Solihin)
VIVAnews – PT Merpati Nusantara Airlines menyatakan bahwa hingga saat ini pelaksanaan rekstrukturisasi utang sudah memiliki perkembangan. Sebab, sejumlah perusahaan sudah selesai dibayar utangnya.
“Restruksturisasinya sekarang dalam on progress, beberapa perusahaan sudah selesai kita restruct, dan beberapa perusahaan sedang berjalan,” kata Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines, Sardjono Jhonny Tjitrokusumo, di Jakarta, Senin, 20 Februari 2012.
Sardjono menuturkan, beberapa perusahaan yang sekarang dalam perkembangan untuk pelunasan utang di antaranya adalah PT Pertamina (Persero), PT Garuda Indonesia Airlines Tbk, dan PT PAN. “Yang sudah selesai itu dengan beberapa lessor dan vendor,” ujarnya.
Selain itu, dia menjelaskan bahwa dana penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp561 miliar dipakai untuk revitalisasi pesawat. “Sudah dipakai kurang lebih Rp260 miliar untuk penguatan operasional dan revitalisasi pesawat,” katanya.
Seperti yang diketahui, di tengah kesulitan membayar utang kepada Pertamina, Merpati Nusantara Airlines memperoleh pinjaman berupa dana talangan sebesar Rp561 miliar.
Pinjaman itu merupakan dana talangan yang disediakan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sampai dengan Merpati menerima dana PMN dalam APBN-P 2011. (hp).
Related Posts
- Grosir Cairan/Gel Anti Ban Bocor ( M-one )
- KNPI Minta Permen ESDM No.7/2012 Dikaji
- Abdul Latief Bangun Perkantoran di Blok M
- BNI Bagi Deviden Rp1,165 Triliun
- 8 Mal Baru yang Bakal Beroperasi di Jakarta
- Harga BBM, Lain Indonesia, Lain China
- LPS Kaget Robert Tantular Beli Saham
- SBY: Harga BBM Disesuaikan, Koalisi Empati
- Bumi Serpong Damai Bukukan Laba Rp840 M
- BTEL-Sampoerna Integrasikan Operasi Bisnis
